AUDIENSI FKUB DENGAN WALIKOTA TANGERANG

KEMENAG KOTA TANGERANG NEWS. Pengurus FKUB Kota Tangerang 4 orang keterwakilan melakukan kunjungan resmi kepada Bapak Walikota di kantor pemerintahan kota tangerang, senin 9 November 2020, pkl. 09:30 WIB. Dalam kunjungan tersebut disambut langsung oleh Bapak Walikota H. Arief R. Wismansyah dan Bapak Wakil Walikota Drs. H. Syachrudin (Ketua Dewan Penasehat FKUB) Kota Tangerang.

Keterwakilan FKUB yang hadir pada kesempatan tersebut adalah H. Amin Munawar, MA., Musbir Ibrahim, SH. MA., Rojali, SH., dan H. Sadjiran Taramidzie, SH. Di awal pembicaraan Ketua FKUB menyampaiakan bahwa beliau mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak Walikota dan bapak wakil walikota atas waktu dan kesempatan yang diberikan kepada FKUB. Selanjutnya FKUB menyampaikan mohon arahan dan petunjuk dari bapak Walikota dan wakil Walikota terkait dengan segala hal yang berhubungan dengan ke-FKUBan.

Pertama bahwa FKUB sudah menerima SK masa bakti 2020-2025. Dengan sudah turunnya SK, walau belum ada pengukuhan atau pelantikan, FKUB tetap jalan dalam melaksanakan tugas sebagaimana biasa. Dan sebagaimana biasa pula bahwa setiap kali pengurus baru, menurut waktu yang sudah-sudah FKUB selalu ada pelantikan. Terkait dengan hal tersebut, maka FKUB menyampaikan mohon arahan atau petunjuk dari bapak walikota.

Pak Wali menjawab dengan lugas semangat dan penuh kelakar tawa dan canda, Pak Wali sangat memahami akan betapa pentingnya hal tersebut, namun juga disampaikan mengingat dengan kondisi sekarang yang sama-sama kita pahami dan maklumi, maka dengan turunnya SK FKUB 2020-2025 secara otomatis anggap saja sudah dilantik silahkan jalan terus dan sah demi hukum, langsung hadirin ger ketawa lepas. Banyak arahan saran pendapat dan masukan bahkan inspirasi yang disampaikan Pak Wali dan Pak Wakil terkait dengan hal-hal penting demi terpeliharanya kerukunan khususnya di wilayah kota tangerang. Dan juga diminta untuk tetap terus berperan aktif mengingat banyak celah yang bisa mengganggu kerukunan.

Dilanjut dengan diskusi lepas terkait dengan persoalan-persoalan yang muncul di beberapa lokasi seperti Wihara cipondoh, pinang, tiga lokasi di karawaci yang kebakaran kamis lalu.

Diluar hal tersebut, ada sebuah gagasan atau pemikiran Pak Wali mengingat laporan di masyarakat ada kecenderungan kegelisahan dan konflik batin bagi masyarakat yang masuk makan di restoran merasa tidak nyaman berhubung diragukan kehalalannya oleh agama tertentu karena jelas-jelas menjual menu makanan yang tidak halal seperti Babi umpamanya, bukan berarti tidak boleh dagang tapi tetap silahkan berdagang, hanya saja pedagang atau restoran harus jujur jelas tertulis ada tulisannya, agar masyarakat bisa memilih.

Hal ini sifatnya hanya masukan kalau mungkin dapat didiskusikan dengan para pemuka agama di FKUB karena ada hubungan kaitan erat dengan kerukunan. Demikian secara garis besar yang dapat disampaikan. Terima kasih dan salam hormat FKUB. *Kontributor Amin. #Editor Hasan*69

Check Also

penyerahan sertifikat tanah untuk pembangunan asrama haji

Keterangan Foto : Kabid PHU Kementerian Agama Kantor Wilayah Provinsi Banten H. Machdum Bachtiar Didampingi …