BERBUAT BAIKLAH

Secangkir ☕Kopi Dhuha

Jum’at, 13 Nopember 2020 M/ 27 R. Awal 1442 H.

Oleh :A. Hasanuddin. HR.

“Wahai Musa! Aku-Pun Memasukan Kedalam Neraka Orang Yang Tidak Ada Kebaikan Pada Dirinya”
(Keutamaan Kalimat:
لا اله الا الله محمد رسول الله
Dan Upaya Memperbanyak Berbuat Kebaikan)

Telah menceritakan Al-Imam Az-Zahid Sayyidy Al-Mufti رحمة الله عليه dari ayahnya:
“Bahwasanya nabi Musa صلوات الله عليه bermunajat kepada Tuhannya. Maka nabi Musa عليه السلام
pun berkata: “Wahai Tuhanku! Engkau telah menciptakan makhluk dan Engkau urus mereka dengan ni’mat dan rejeki-Mu. Kemudian Engkau jadikan mereka pada hari kiamat di dalam neraka-Mu”. Maka Allah تعالى memberi wahyu kepada nabi Musa عليه السلام: “Wahai Musa! Bangunlah kamu, dan menanam benihlah kamu.” Maka nabi Musa عليه السلام pun menanam dan menyiraminya serta mengurusnya sehingga beliau memanen dan mengilesnya (untuk merontokan bulir padi/gandum dari tangkainya).

Maka Allah berfirman kepada nabi Musa عليه السلام: “Apa yang kamu lakukan dengan tanduranmu hai Musa?” Nabi Musa عليه السلام pun menjawab: “Sudah aku angkat (simpan).” Allah تعالى pun berfirman: “Apakah tidak ada yang kamu tinggalkan dari tanduran itu sedikitpun?” Nabi Musa عليه السلام pun menjawab: “Wahai Tuhanku! Tidak ada yang aku tinggalkan kecuali tanduran yang tidak ada kebaikan padanya”. Maka Allah تعالى pun berfirman: “Wahai Musa! Maka sesungguhnya Aku-pun memasukkan kedalam neraka orang yang tidak ada kebaikan padanya.” Nabi Musa عليه السلام pun bertanya: ” Siapakah dia (orang yang tidak ada kebaikan padanya)?” Allah تعالى menjawab: “(yaitu) orang yang tidak mau mengucapkan kalimat
لا اله الا الله محمد رسول الله
(Dikutip dari kitab Al-Mawa’izh Al-‘Usfuriyyah. hal. 5)

Dalam sebuah hadits diriwayatkan:
“Tidaklah seorang hamba mengucapkan kalimat لا اله الا الله محمد رسول الله
kecuali Allah تعالى berfirman: “Telah benar hamba-Ku, Aku adalah Allah, tidak ada tuhan kecuali Aku. Aku persaksikan kepadamu wahai malaikat-malaikat-Ku, sungguh Aku telah mengampuni bagi hamba-Ku dosa-dosa yang telah lalu dan dosa-dosa yang belakangan.” (Hadits di Kutip dalam kitab: Tanqihul Qoul. hal. 9. Tanpa Sanad)

“Mari Kita Memperbanyak Mengucapkan Kalimat
لا اله الا الله محمد رسول الله
Agar Kita Memperoleh Ampunan-Nya Dan Diselamatkan Dari Siksa Api Neraka-Nya”

Sahabat-Sahabat رحمكم الله

Di sisi lain setiap perbuatan kebaikan yang kita lakukan, maka sesungguhnya balasan dari kebaikan itu akan kembali kepada diri kita sendiri, begitu pula dengan perbuatan keburukan maka balasan keburukan itu akan kembali kepada diri kita sendiri.
“Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kerugian kejahatan) itu untuk dirimu sendiri.” (QS. Al-Isra (17) : 7)

Dan sebaik-baik manusia adalah orang yang bisa memberikan manfa’at terhadap sesamanya dengan cara berbuat kebaikan terhadap manusia lainnya sesuai bidang dan kemampuannya masing-masing:
“Sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat untuk manusia lainnya” (HR. Al-Qodho’i dari Jabir)

“Semoga Allah Melimpahkan Petunjuk Dan Pertolongan-Nya Kepada Kita Semua Agar Kita Bisa Menjadi Sebaik-Baiknya Manusia Yang Dapat Memperbanyak Berbuat Kebaikan Untuk Sesama, Agar Kita Bisa Memperoleh Balasan Kebaikan Pula Di Dunia Ini Dan Akhirat Nanti.”

امين يارب العالمين

والله اعلم بالصواب

اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد
اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد
اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد

Semoga Bermanfa’at.
🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏
Monggo Diseruput ☕ Kopinya 😀😀😀🙏🙏🙏

Check Also

penyerahan sertifikat tanah untuk pembangunan asrama haji

Keterangan Foto : Kabid PHU Kementerian Agama Kantor Wilayah Provinsi Banten H. Machdum Bachtiar Didampingi …