BERSYUKUR BERTEMU DENGAN BULAN SUCI RAMADHAN

Kultum Hari Ke 1. Disampaikan Oleh: Drs. H. Dedi Mahfudin, M.Si. Kepala Kantor Kemenag Kota Tangerang

KULTUM HARI KE 1. 1KOTA TANGERANG-KEMENAG. Ketika kita bersyukur otomatis semua emosi negatif seperti marah, frustasi, gelisah, khawatir, curiga, iri, dengki dan apa pun yang membuat kita merasa sengsara akan tersingkir. Kita akan mulai memiliki rasa kebebasan, dan kebahagiaan yang tak terbatas. Terlebih saat ini, kita masih dipertemukan oleh Allah SWT dengan bulan yang penuh Rahmah, Barokah dan ampunan yaitu Bulan Suci Ramadhan. Hal itu disampaikan kepala kantor kemenag kota tangerang H. Dedi Mahfudin saat mengisi kultum Hari Ke-1 Bulan Suci Ramadhan di Masjid Asy-Syifa Kantor Kemenag kota Tangerang Jalan perintis Kemerdekaan 2 Babakan Kota Tangerang. Senin, ( 06/05 )

Semua orang ingin bertemu dengan yang namanya Bulan Suci Ramadhan, akan tetapi tidak semua orang bisa berjumpa dengan bulan yang penuh ampunan ini dikarenakan sudah terlebih dahulu meninggalkan bulan tersebut alias meninggal dunia.

Kita masih dikasih peluang oleh Allah untuk dapat memanfaatkan bulan yang penuh rahmah serta ampunan ini. Kita harus memanfaatkan  kesempatan ini sebaik-baiknya

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
Tiga doa yang tidak tertolak yaitu doa orang tua, doa orang yang berpuasa dan doa seorang musafir.” (HR. Al Baihaqi dalam Sunan Al Kubro. Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini shahih sebagaimana dalam As Silsilah Ash Shahihah no. 1797). Dalam dua hadits ini disebutkan umum, artinya mencakup doa orang tua yang berisi kebaikan atau kejelekan pada anaknya.

Juga dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhuRasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi yaitu doa orang yang dizholimi, doa orang yang bepergian (safar) dan doa baik orang tua pada anaknya.” (HR. Ibnu Majah no. 3862. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan). Riwayat ini menyebutkan bahwa doa baik orang tua pada anaknya termasuk doa yang mustajab.

KULTUM HARI KE 1. 2Secara garis besar, Puasa Ramadhan adalah menahan diri dari makan, minum, dan segala yang membatalkannya. Mulai dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari, dengan niat puasa semata-mata karena Allah.

Jadi, sosok insan yang berpuasa dengan puasa yang benar dan sempurna akan menghasilkan berbagai bentuk ketakwaan, namun sebaliknya, jika puasa seseorang tidak membuahkan berbagai bentuk ketakwaan maka curigailah puasanya tersebut. Bukan mustahil yang didapatkannya adalah Lapar dan Haus

Pada bulan Ramadhan ini hendaknya kita jangan lepas wudhu. Tetap melakukan aktivitas kantor seperti biasa tidak ada alasan untuk bermalas-malasan dengan alasan sedang berpuasa.”Pesannya.#Hasan*69

Check Also

KEGIATAN PELATIHAN MANAJEMEN PERKANTORAN TEROTOMASI RESMI DITUTUP

KEMENAG KOTA TANGERANG NEWS. Kasubbag Tata Usaha kantor Kementerian Agama kota Tangerang H. Samsudin secara …