DOA

Secangkir ☕ Kopi Pengantar Berbuka

Senin, 04 Mei 2020 M/ 11 Romadhon 1441 H.

Oleh :A. Hasanuddin. HR.

“DO’A VS BALA’ (Bencana)”

(Mari Kita Berdo’a Di Bulan Penuh Berkah Agar Segera Hilang Wabah)

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia berdo’a kepada-Ku.” (QS. Al-Baqoroh (2): 186)

Salah satu dari keistimewaan bulan Romadhon yang penuh berkah ini adalah mustajabahnya do’a orang-orang yang berdo’a kepada-Nya.
“Bagi orang yang berpuasa ketika berbuka memiliki do’a yang mustajabah.” (HR. Abu Daud At-Thoyalisi dari Abdullah bin ‘Amr)

Menurut Imam Ibnu Katsir; “Dalam penyebutan ayat ini yang mendorong untuk berdo’a di tengah-tengah menjelaskan tentang hukum puasa, adalah sebuah petunjuk untuk bersungguh-sungguh dalam berdo’a ketika telah sempurnanya ibadah, bahkan ketika setiap berbuka.” (Tafsir Ibnu Katsir, Juz. I. hal. 205)

Do’a adalah merupakan bagian dari sebab yang sangat kuat untuk menolak sesuatu yang tidak disukai dan untuk menghasilkan apa yang diinginkan. (Al-Bahrur Ro’iq. hal. 112)

Do’a juga menjadi obat yang sangat bermanfa’at. Ia menjadi lawan bagi bala'(bencana), ia menolak bala’, mengobatinya, mencegah turunnya bala’, menghilangkannya atau meringankannya apabila bala’ itu sudah terjadi. (Al-Bahrur Ro’iq. hal. 112)

Ada tiga posisi do’a vs bala’ :

1). Adakalanya do’a (yang dipanjatkan) itu lebih kuat dari bala’, maka do’a itu dapat menolak bala’.

2). Adakalanya do’a (yang dipanjatkan) itu lebih lemah dari bala’, sehingga bala’ itu tetap mengenai seseorang, tapi do’a itu menjadikan ringan bala’ yang mengenainya.

3). Adakalanya do’a dan bala’ itu sama-sama kuatnya sehingga keduanya saling berlawanan dan saling mencegah satu sama lainnya terhadap orang yang memilikinya. (Al-Bahrur Ro’iq. hal. 112/Faidhul Qodir. Juz. III. hal. 722)

Dalam sebuah hadits dijelaskan:
“Sesungguhnya do’a dan bala’, keduanya berperang diantara langit dan bumi, dan do’a menolak akan bala’ sebelum turun ke bumi.” (HR. Thobroni dan Hakim dari sayyidah A’isyah)

Karena itu, disamping kita melakukan ikhtiar dengan mengikuti himbauan pemerintah dan mematuhi penerapan PSBB serta protokol kesehatan sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran wabah virus corona covid-19 yang saat ini sedang terjadi, juga mari di bulan Romadhon yang penuh berkah ini kita bersama-sama memperbanyak do’a agar wabah ini segera diangkat dan dihilangkan oleh Allah سبحانه وتعالى.

Sahabat-Sahabat رحمكم الله

Dalam sebuah hadits dijelaskan:
“Do’a sangat bermanfa’at dari bencana yang telah terjadi dan dari bencana yang belum terjadi. Maka selalulah kamu wahai hamba-hamba Allah untuk berdo’a.”(HR. Hakim dari Ibnu ‘Umar)

Berdo’a berarti menyampaikan hajat kepada Dzat Yang Maha Tinggi Derajat-Nya. Dan do’a sangat bermanfa’at, tidak akan rugi seseorang yang selalu melakukannya.

“Semoga Kita Semua Dan Keluarga Kita Selalu Memperoleh Limpahan Perlindungan, Kesehatan Dan Keselamatan Serta Keberkahan Dari Allah, Dan Semoga Dengan Sebab Keberkahan Bulan Ramadhan Yang Mulia Ini Wabah Virus Covid-19 Ini Segera Diangkat Dan Dihilangkan Oleh Allah, Sehingga Kita Dan Keluarga Dapat Menjalankan Ibadah Ramadhan Dengan Penuh Ketenangan Dan Limpahan Keberkahan”

امين يامجيب الساءلين

والله اعلم بالصواب

اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد
اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد
اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد

Semoga Bermanfa’at. #Editor Hasan*69

Check Also

penyerahan sertifikat tanah untuk pembangunan asrama haji

Keterangan Foto : Kabid PHU Kementerian Agama Kantor Wilayah Provinsi Banten H. Machdum Bachtiar Didampingi …