Jangan Sombong Dengan Amal Kebaikan Dan Ibadah

Secangkir ☕Kopi Dhuha

Jum’at, 04 Desember 2020 M/ 19 R. Akhir 1442 H.

Oleh :A. Hasanuddin. HR.

” Jangan Suka Memutuskan Orang Lain Dari Rahmat Allah تعالى “

(Jangan Sombong Dengan Amal Kebaikan Dan Ibadah)

Telah diceritakan dari sayyidina ‘Umar, رضى الله عنه :
“bahwasanya ada seorang laki-laki dari umat di masa lalu yang sangat bersungguh-sungguh dalam ibadah, dan dia sangat keras mendisiplinkan dirinya (dalam beribadah), tapi dia suka memutuskan orang lain dari rahmatnya Allah تعالى , kemudian laki-laki itu meninggal dunia. Maka (dihadapan Allah تعالى) dia berkata; “Wahai Tuhanku! Apakah balasan untuk ku di sisi-Mu?” Allah تعالى pun Menjawab; ” (balasanmu) adalah neraka.” Laki-laki itupun berkata: “Wahai Tuhanku! Lalu dimanakah balasan ibadahku dan kesungguhanku (dalam beribadah)?” Maka Allah تعالى Menjawab: “Sesungguhnya kamu suka memutuskan manusia dari rahmat-Ku ketika di dunia, maka pada hari ini Aku memutuskan kamu dari rahmat-Ku.” (Dikutip dari kitab Al-Mawa’izhul ‘Usfhuriyah. hal. 3)

Dalam sebuah hadits dijelaskan:
“Tidak ada amalan seorangpun yang bisa memasukkannya kedalam surga dan menyelamatkannya dari neraka. Tidak juga denganku, kecuali dengan rahmat dari Allah.” (HR. Muslim no. 2817. dari Jabir)

Namun demikian, amal kebaikan dan ibadah yang kita lakukan adalah menjadi penyebab kita bisa memperoleh limpahan rahmatnya Allah تعالى:

“Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-A’raf (7) : 56)

“Mari Kita Tetap Semangat Dalam Beramal Dan Beribadah Untuk Meraih Rahmat Dan Ridhonya Allah تعالى. Tapi Jangan Sampai Kita Sombong Dengan Kehebatan Amal Dan Ibadah Kita Dan Memutuskan Orang Lain Dari Rahmatnya Allah تعالى, Agar Kita Tidak Di Putuskan Dari Rahmatnya Allah تعالى

Sahabat-Sahabat رحمكم الله

Dalam Al-Qur’an Allah تعالى Berfirman:
“Katakanlah, “Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya.” (QS. Az-Zumar: 53)

Dalam sebuah hadits di jelaskan:
Datang seorang laki-laki (yang sudah sangat tua yang bertumpu pada kayu tongkatnya) kepada Rosulullah صلى الله عليه وسلم
lalu dia berkata; “Wahai Rosulullah! Sesungguhnya aku banyak memiliki perbuatan cidera (berkhianat) dan durhaka, maka apakah aku bisa memperoleh ampunan?” Maka Rosulullah صلى الله عليه وسلم
pun berkata: ” Bukankah kamu bersaksi bahwasanya tidak ada tuhan selain Allah?” Laki-laki tua itu menjawab; “Iyah, dan aku bersaksi bahwasanya Engkau adalah Rosul Allah.” Maka Nabi صلى الله عليه وسلم
Bersabda: “Diampuni bagimu perbuatan cidera dan durhakamu.” (HR. Imam Ahmad dari ‘Amr bin Anbasah)

Tak ada dosa yang tidak terampuni sebesar dan sebanyak apapun bila pelaku nya mau bertaubat dan memohon ampunan kepada Allah تعالى, Dzat Yang Maha Pengampun Dan Maha Penyayang.

“Mari Jangan Berputus Asa Dari Rahmatnya Allah تعالى. Semoga Allah Selalu Mengampuni Dosa Dan Kesalahan Kita Semua, Dan Selalu Melimpahkan Rahmat Dan Ridho-Nya Di Dunia Dan Akhirat.”

امين يارب العالمين

والله اعلم بالصواب

اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد
اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد
اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد

Semoga Bermanfa’at.
🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏
eDitor#Hasan*69

Check Also

penyerahan sertifikat tanah untuk pembangunan asrama haji

Keterangan Foto : Kabid PHU Kementerian Agama Kantor Wilayah Provinsi Banten H. Machdum Bachtiar Didampingi …