KEISTIMEWAAN BULAN RAMADHAN

(Kultum Hari Ke-19 Oleh Drs. H. Sukardi, M. Pd. Pengawas Madya Pada Kantor Kemenag Kota Tangerang)

KULTUM HARI KE-19“Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan dengan Iman dan berharap pahala dari Allah niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu”. (Muttafaqun ‘alaih : Al Bukhari No. 38 dan Muslim No. 760).

Begitu banyak amalan-amalan yang dapat kita kerjakan pada bulan Ramadhan, mulai dari shalat tarawih, shalat witir, qiyamul lail, puasa ramadhan, tadarus Al-Quran, dan i’tikaf di masjid, dan masih banyak ibadah-ibadah yang lain. Salah satu wujud kemuliaan bulan Ramadhan adalah Allah Ta’ala melipatgandakan pahala atas amal sholeh. Bagi amalan sunah seperti shalat tarawih, shalat witir, tadarus Al Qur’an, dll., Allah akan melimpahkan pahala setara dengan ibadah wajib. Sedangkan bagi ibadah fardhu Allah akan melipatgandakan pahalanya menjadi 70 kali lipat ibadah pada hari-hari selain Ramadhan.

Selain itu, pada bulan Ramadhan Allah Ta’ala akan mengampuni dosa-dosa orang yang melaksanakan puasa dengan keimanan dan mengharap ridho Allah semata. Sebagaimana hadits diatas.

Hari ini kita sudah memasuki hari ke-19 artinya kita sudah memperingati malam Nuzulul Quran. Banyak yang mengira bahwa malam Nuzulul Quran dan malam Lailatul Qadar adalah satu hal yang sama. Padahal keduanya adalah dua hal yang berbeda. Kesamaannya keduanya sama-sama hadir di bulan Ramadhan, kedua-duanya juga sama-sama mulia dan bersejarah.

Malam Nuzulul Quran atau yang sering diperingati pada malam tanggal 17 Ramadhan merupakan malam dimana pertama kali Al-Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad, SAWW. Sedangkan malam Lailatul Qadar adalah istilah yang digunakan untuk memperingati malam dimana Al_quran diturunkan langsung dari Allah secara keseluruhan ke baitul izzah. Setelah itu barulah malaikat Jibril memberikan wahyu Al-Quran secara berangsur-angsur kepada Nabi Muhammmad. Malam Laolatul Qadar juga disebut malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Di dalam AlQuran Allah tidak menjelaskan secara eksplisit kapan terjadinya malam Lailatul Qadar secara pasti. “Hikmah dirahasiakannya turunnya malam Lailatul Qadar itu setiap tahunnya agar setiap orang mukmin bersungguh-sungguh menantikan dan memperolehnya sejak awal hingga akhir Ramadhan”

Berdasarkan Hadits Nabi Muhammad SAW, diriwayatkan oleh Bukhari, disebutkan Lailatul Qadar akan datang pada malam-malam Ramadhan di sepuluh hari terakhir. “Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan”.

Marilah kita perbanyak baca Al-Quran dibulan yang penuh rahmat dan ampunan ini, bukan hanya membaca saja, harus juga diamalkan, Khusus keluarga besar Kementerian Agama Kota Tangerang yang bertugas di Madrasah-madrsah marilah anak didik kita sejak dini kita kenalkan kepada Al-Quran dan membiasakan membaca Al-Quran secara tartil.

Check Also

penyerahan sertifikat tanah untuk pembangunan asrama haji

Keterangan Foto : Kabid PHU Kementerian Agama Kantor Wilayah Provinsi Banten H. Machdum Bachtiar Didampingi …