KESOMBONGAN BISA MEMBAWA BENCANA

Secangkir ☕Kopi Dhuha

Jum’at, 09 Oktober 2020 M/ 21 Shafar 1442 H.

Oleh :A. Hasanuddin. HR.

“Kesombongan Bisa Membawa Bencana “

Telah diceritakan oleh sebagian ‘Ulama:

“Ada seorang saudagar kaya ingin makan opor ayam. Setelah makanan itu disediakan oleh istrinya, datanglah kepadanya seorang miskin yang sedang kelaparan meminta-minta di depan pintu rumahnya. Maka saudagar itu lalu membentak” dan mengusirnya. Akhirnya orang miskin itupun pergi dengan hati yang berduka sambil menangis sedih tapi tetap mengucap syukur kepada Allah تعالى dengan penuh kesabaran.

Maka datanglah balasan dari Allah تعالى atas saudagar itu. Dia selalu mengalami kerugian setiap harinya atas hartanya. Sehingga tidak sampai lama masanya, rumahnya pun dijual dan bercerai lah dia dengan istrinya dan dia menjadi jatuh miskin dan meminta-minta.
Sedangkan keadaan orang miskin yang pertama, dengan sebab kesabarannya dia dibalas oleh Allah تعالى dengan selalu mendapat keuntungan setiap harinya sehingga dia menjadi saudagar yang kaya dan dapat membeli rumah saudagar yang telah jatuh miskin tadi dan memperistri wanita janda yang tadinya menjadi istri saudagar itu, dan wanita janda ini tidak mengenali orang miskin yang sekarang sudah menjadi saudagar ini.

Pada suatu hari saudagar ini ingin makan opor ayam, setelah disediakan oleh istrinya, maka dengan takdir Allah تعالى datanglah saudagar yang telah jatuh miskin tadi meminta-minta di depan pintu rumahnya yang sudah dijual dan kini di tempati oleh saudagar yang dulu miskin bersama istrinya. Ketika wanita yang telah menjadi mantan istrinya melihat keadaan saudagar yang telah jatuh miskin itu, menangislah dia dengan bercucuran air mata. Ketika suaminya yang baru ini melihat istrinya menangis, bertanyalah suaminya itu; “Mengapa kamu menangis?” Maka diceritakanlah oleh istrinya akan hal-ihwal perilaku mantan suaminya yang dulu kaya terhadap seorang miskin yang datang meminta-minta. Maka berkatalah suaminya ini:  “سبحان الله” Akulah orang miskin yang dulu datang meminta-minta itu.” Lalu dia tidak jadi memakan opor ayam itu, kemudian opor ayam itu diberikan kepada saudagar yang telah jatuh miskin itu dengan tetap penuh rasa hormat.” (Kitab Adabul Insan. hal. 30-31).

Dalam sebuah hadits diriwayatkan:
“Siapa orang yang rendah hati karena Allah maka dia akan diangkat (derajatnya) oleh Allah, dan siapa orang yang sombong maka dia akan direndahkan oleh Allah.” (HR. Ibnu Mundih dan Abu Nu’aim)

“Mari Kita Selalu Bersikap Rendah Hati Dan Menjauhi Sifat Sombong Terhadap Sesama Agar Kita Tidak Menjadi Hina Dan Tertimpa Bencana”

Sahabat-Sahabat رحمكم الله

Sayyid ‘Utsman bin Abdullah mengingatkan kita dengan nasehatnya:
“Ingatlah wahai sekalian saudara! Janganlah sombong dan membesarkan diri atas orang-orang yang lemah (dho’if) dan miskin, karena tidak diketahui akan hal-ihwal manusia dibelakang harinya adanya.” (Adabul Insan. hal. 30)

“Semoga Allah Selalu Melimpahkan Rahmat, Taufiq Dan Hidayah-Nya Kepada Kita Semua Sehingga Kita Bisa Selalu Bersikap Rendah Hati Dan Saling Mengasihi Terhadap Sesama Serta Menjauhi Sifat Sombong Agar Kita Bisa Memperoleh Ketinggian Derajat Di Dunia Dan Akhirat.”
امين يارب العالمين

والله اعلم بالصواب

اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد
اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد
اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد

Semoga Bermanfa’at.
🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏
Monggo Diseruput ☕ Kopinya. Editor#Hasan*69

Check Also

penyerahan sertifikat tanah untuk pembangunan asrama haji

Keterangan Foto : Kabid PHU Kementerian Agama Kantor Wilayah Provinsi Banten H. Machdum Bachtiar Didampingi …