MALAM NISHFU SYA’BAN BERDOA UNTUK KESELAMATAN

HARI IBUSecangkir ☕ Kopi Duha

Rabu, 08 April 2020 M/ 14 Sya’ban 1441 H.

Oleh :A. Hasanuddin. HR.

“Ada Apa Dengan Malam Nishfu Sya’ban?”
(Meraih Keberkahan Malam Nishfu Sya’ban Dan Berdo’a Untuk Keselamatan )

Malam Nishfu Sya’ban adalah malam tanggal 15 bulan Sya’ban. (Ihya ‘Ulumuddin. Juz. I. hal 238)

Ada beberapa keutamaan (Fadhilah) yang terdapat dalam malam Nishfu Sya’ban, diantaranya :

1). Turunnya Rahmat Allah Dan Ampunan-Nya

Dalam sebuah hadits dijelaskan;
“Sesungguhnya (rahmat) Allah Ta’ala turun pada malam Nishfu Sya’ban ke langit dunia, maka Allah memberikan ampunan (terhadap makhluk-Nya) yang banyak nya melebihi jumlah bulu dombanya Bani Kalb.” (HR. Ahmad, Turmudzi, dan Ibnu Majah dari sayyidah ‘Aisyah)

2). Menurut Satu Pendapat, Pada Malam Ini Ditetapkannya Taqdir Untuk Satu Tahun Yang Akan Datang

Didalam kitab tafsir Munir syeikh Nawawi Al-Bantani mengutip sebuah hadits yang diriwayatkan dari Nabi. SAW. :
“Sesungguhnya Allah Ta’ala menetapkan taqdir-taqdir pada malam Baro’ah (ya’ni; yaitu malam Nishfu Sya’ban), maka apabila Lailatul Qodar tiba, Allah memasrahkan taqdir-taqdir itu kepada para Malaikat yang mengurusnya.” (Tafsir Munir syeikh Nawawi Al-Bantani. Juz. II. hal. 457. Hadits diriwayatkan tanpa Sanad)

Pendapat ini juga diutarakan oleh Ahmad As-Showie. (Hasyiyah As-Showie ‘ala Tafsir Jalalain. Juz. IV. hal. 337)

3). Malam Penganugerahan Allah Kepada Rosulullah Akan Kesempurnaan Syafa’at Untuk Umatnya.

Ahmad As-Showie menjelaskan;
“Bahwasanya Rosulullah memohon (Syafa’at) untuk umat nya pada malam ke 13 dari bulan Sya’ban. Maka Allam memberikan akan sepertiga dari umatnya. Kemudian Rosulullah memohon pada malam ke 14. Maka Allah memberikan dua pertiga dari umatnya. Kemudian Rosulullah memohon pada malam ke 15. Maka Allah memberikan semua umatnya kecuali orang yang melarikan diri dari Allah (tidak ta’at kepada Allah) seperti melarikan dirinya seekor onta.” (Hasyiyah As-Showie. Juz. IV. hal. 60)

4). Malam Di Kabulkannya Do’a

Dalam sebuah hadits diriwayatkan :
“(Ada) Lima malam yang tidak ditolak do’a pada malam-malam itu, yaitu : 1). Malam pertama bulan Rajab. 2). Malam Nishfu Sya’ban. 3). Malam Jum’at. 4). Malam ‘Iedul Fitri. 5). Malam ‘Iedul Adha.” (HR. Ibnu ‘Asyakir dari Abi Umamah)

Telah berkata imam Syafi’i ;
“Telah sampai kepada kami bahwa do’a dikabulkan pada lima malam, yaitu; Awal malam bulan Rajab, malam Nishfu Sya’ban, dua malam hari Raya dan malam Jum’at.” (Faidhul Qodir syarah Al-Jami’ush Shogir. Juz. 6. hal. 50)(Maktabah Syamilah)

5). Ada Sembilan Kelompok Orang Yang Tidak Mendapatkan Ampunan Allah Pada Malam Nishfu Sya’ban Sehingga Mereka Bertobat.

Ada sembilan kelompok orang yang tidak mendapatkan ampunan dari Allah pada malam Nishfu Sya’ban kecuali mereka mau bertobat dan meninggalkan perbuatan mereka, yaitu :

1). Orang yang menyekutukan Allah (musyrik.)
2). Orang yang suka membenci dan bermusuhan.
3) Orang yang suka memutuskan tali silaturrahmi.
4). Penyihir.
5). Peramal.
6). Pemabuk.
7). Pemakan harta Riba.
8). Penzinah.
9). Anak yang durhaka kepada orang tua.
(Al-Guniyah. hal. 306 dan 308/ Hasyiyah As-Showie. Juz. IV. hal. 60 dan Hadits riwayat Ibnu Majah dari Abi Musa Al-Asy’ari)

Berkata Imam Ibnu Taimiyyah: “Malam Nishfu Sya’ban telah diriwayatkan tentang keutamaannya hadits-hadits dan atsar yang menunjukan bahwa malam Nishfu Sya’ban itu memiliki keutamaan…” (Faidhul Qodir. Juz. 2. hal. 402) (Maktabah Syamilah)

Didalam kitab Tuhfatul Ahwaji, setelah mengutip hadits-hadits tentang keutamaan Nishfu Sya’ban, dikatakan:
“Maka sekumpulan hadits-hadits ini menjadi Hujjah yang membantah anggapan sebagian orang yang beranggapan tidak ada satupun dalil yang kuat yang menjelaskan tentang keutamaan malam Nishfu Sya’ban.” (Tuhfatul Ahwaji. Juz. II. hal. 277)

Sahabat-Sahabat رحمكم الله

Dalam sebuah hadits diriwayatkan:
“Apabila telah datang malam Nishfu Sya’ban, maka beribadahlah kamu pada malamnya, dan berpuasalah kamu pada siang harinya. Maka sesungguhnya (rahmat) Allah turun padanya pada waktu terbenamnya matahari ke langit dunia. Maka Allah berfirman: “Ingatlah! Adakah orang yang memohon ampunan kepada-Ku, maka Aku akan mengampuninya. Adakah orang yang meminta rizqi, maka Aku akan memberinya rizqi. Adakah orang yang sedang dicoba/diuji, maka Aku akan selamatkan dia. Adakah orang yang begini, adakah orang yang begini, sehingga terbitnya fajar.” (HR. Ibnu Majah dari sayyidina ‘Aly”)

“Marilah Kita Manfa’atkan Keutamaan Malam Nishfu Sya’ban Ini Dengan Beribadah Dan Berdo’a Serta Memohon Keselamatan, Dan Semoga Wabah  ( Covid-19 ) Ini Segera Diangkat Dan Dihilangkan. Semoga Ibadah Dan Do’a Kita Diterima Dan Dikabulkan Oleh Allah, Serta Kita Dan Keluarga Kita Selalu Memperoleh Limpahan Rahmat, Keberkahan, Ampunan, Kesehatan Dan Keselamatan Serta Perlindungan-Nya.”

امين يامجيب الساءلين

والله اعلم بالصواب

اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد
اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد
اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد

Semoga Bermanfa’at.
🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏
Monggo Diseruput ☕ Kopinya
Saya Dan Keluarga Mohon Ma’af Lahir Dan Batin Atas Semua Khilaf Dan Kesalahan. Editor#Hasan*69

Check Also

KEGIATAN PELATIHAN MANAJEMEN PERKANTORAN TEROTOMASI RESMI DITUTUP

KEMENAG KOTA TANGERANG NEWS. Kasubbag Tata Usaha kantor Kementerian Agama kota Tangerang H. Samsudin secara …