“MARHABAN YAA RAMADHAN!”

HARI IBUSecangkir ☕ Kopi Duha

Kamis, 23 April 2020 M/ 29 Sya’ban 1441 H.

Oleh :A. Hasanuddin. HR.

“Karena Ada ‘Udzur, Beribadah Di Rumah Dapat Pahala Niat Beribadah Di Masjid ”

(Jangan Kosongkan Hati Kita Dari Niat Dan Kerinduan Untuk Beribadah Di Masjid)

Dalam sebuah hadits dijelaskan:
“Ada tujuh golongan orang yang akan Allah lindungi di bawah perlindungan-Nya pada hari (Kiamat) yang tidak ada perlindungan pada hari itu kecuali perlindungannya Allah…” (HR. Bukhori dari Abi Hurairoh)

Salah satu dari tujuh golongan tersebut ialah:
“ورجل قلبه معلق بالمساجد”
“Seorang laki-laki yang hatinya selalu terhubung dengan masjid-masjid”

Ya’ni; orang-orang yang sangat mencintai masjid (untuk selalu melaksanakan sholat berjama’ah di masjid) meskipun tubuhnya berada diluar masjid.
Ia hatinya tetap selalu berada di masjid meskipun ada yang menghalangi tubuhnya untuk datang kemasjid. (Hasyiyah Mukhtashor Ibnu Abi Jamroh)

Sahabat-Sahabat رحمكم الله

Bulan Ramadhan 1441 H. yang penuh keberkahan sesaat lagi akan tiba.
Orang-orang yang sehari-harinya biasa melaksanakan sholat berjama’ah di masjid tentu sudah bersiap-siap dan rindu untuk mema’murkan masjid di bulan yang agung ini dengan berbagai macam kegiatan. Dari mulai sholat berjama’ah di masjid, sholat taraweh berjama’ah, tadarusan dan berbagai macam kegiatan lain guna mema’murkan masjid.

Akan tetapi ditengah situasi seperti ini, di mana wabah  Covid-19 sedang terjadi dan sangat mengkhawatirkan, serta adanya penerapan PSBB oleh pemerintah guna mencegah penyebaran wabah ini untuk kebaikan bersama, maka kaum muslimin diminta untuk beribadah di rumah saja guna memutus mata rantai penyebaran  Covid-19 ini.

Meskipun tubuh kita tidak bisa datang untuk mema’murkan masjid seperti biasanya karena adanya ‘udzur yang menghalangi untuk datang ke masjid dan dengan rasa “berat hati” kita melaksanakan ibadah di rumah, selagi hati kita tetap selalu rindu untuk mema’murkan masjid,

ان شاء الله pahala niat kita untuk mema’murkan masjid akan tetap dicatat oleh Allah.

Dalam sebuah hadits dijelaskan:
“Apabila seorang hamba mengalami sakit, atau dia sedang melakukan perjalanan, maka Allah tulis baginya pahala seperti pahalanya amal yang ia lakukan dalam keadaan sehat dan tidak sedang melakukan perjalanan (muqim).” (HR. Bukhori dari Abi Musa)

Menurut imam Ibnu Hajar:
“Itu adalah pada hak nya orang yang ia biasa melakukan perbuatan keta’atan, maka ia tercegah melakukan keta’atan tersebut, dan ia memiliki niat seandainya tidak ada sesuatu yang mencegah maka ia akan melaksanakan keta’atan tersebut.” (Fathul Bari. Juz. 6. hal. 136)

Karena itu, meskipun kita hanya beribadah di rumah saja dan tidak bisa datang ke masjid karena adanya ‘udzur yang menghalangi, tetapi mari jangan kosongkan hati kita dari niat dan kerinduan untuk beribadah di masjid, agar kita tetap mendapatkan pahala niat beribadah di masjid.

“MARHABAN YAA RAMADHAN!”
“Selamat Datang Wahai Bulan Penuh Keberkahan!”

“Semoga Kita Semua Dapat Menyambut Bulan Mulia Ini Dalam Keadaan Selalu Memperoleh Limpahan Perlindungan, Kesehatan Dan Keselamatan Dari Allah, Dan Semoga Dengan Sebab Keberkahan Bulan Ramadhan Yang Mulia Ini Wabah Virus Covid-19 Ini Segera Diangkat Dan Dihilangkan Oleh Allah. Sehingga Kita Dan Keluarga Dapat Menyambut Datangnya Romadhon Dan Menjalankan Ibadah Di Dalamnya Dengan Suasana Penuh Ceria Dan Limpahan Keberkahan”

امين يامجيب الساءلين

والله اعلم بالصواب

اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد
اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد
اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد

Semoga Bermanfa’at.
🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏

Saya; A.Hasanuddin.HR & Keluarga mengucapkan:

“Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1441 H. Dan Mohon Ma’af Yang Sebesar-Besarnya Atas Semua Khilaf Dan Kesalahan Yang Selama Ini Saya Lakukan.” #Editor Hasan*69

Check Also

MEMELIHARA KESELAMATAN JIWA

Secangkir ☕Kopi Duha Senin, 06 September 2021 M/ 28 Muharram 1443 H. Oleh : A. …