MARI KITA AGUNGKAN MAULID NABI MUHAMMAD, SAWW

PENYULUH 1BULETIN JUMAT

Jum’at, 08 Nopember 2019 M/ 11 Robi’ul Awwal 1441 H.

Oleh :A. Hasanuddin. HR.

Diceritakan;
“Bahwasanya pada masa khalifah Amirul Mu’minin Harun Ar-Rasyid, ada seorang pemuda di negri Bashrah yang perilakunya telah melampaui batas. Penduduk negeri itu memandang pemuda ini dengan pandangan hina karena perbuatannya yang buruk. Tetapi apabila telah masuk bulan Robi’ul Awwal, pemuda ini membersihkan pakaiannya dan dia memakai wewangian yang harum serta dia menghias dirinya dan dia membuat acara perayaan (walimah) Maulid dan dia meminta dibacakan dalam acara perayaan itu akan “Maulid Nabi
صلى الله عليه وسلم”

Pemuda ini selalu melakukan kegiatan seperti itu dalam masa yang cukup lama.
Kemudian ketika pemuda ini meninggal dunia, penduduk negeri itu mendengar suara tanpa rupa (Hatif) yang berkata: “Datanglah kamu semua hai penduduk Bashrah! Dan hadirilah jenazah seorang wali dari wali-walinya Allah. Maka sesungguhnya dia itu mulia di sisi-ku.” Maka penduduk negeri itu mengelilingi jenazahnya dan mereka menguburkannya. Kemudian penduduk negeri itu melihat pemuda ini dalam mimpi mereka; dia sedang berjalan melenggok memakai perhiasan dari sutera halus dan sutera tebal. Maka ditanyakan kepadanya: “Dengan sebab apa kamu memperoleh keutamaan seperti ini?” Dia menjawab: “Dengan sebab mengagungkan Maulid Nabi*
صلى الله عليه وسلم
(Dikutip dari kitab I’anatut Tholibin. Juz. III. hal. 365)

Sahabat-Sahabat
رحمكم الله
Rosulullah
صلى الله عليه وسلم
pernah ditanya tentang puasa pada hari Senin. Rosulullah
صلى الله عليه وسلم
pun menjawab: “Itu adalah hari aku dilahirkan padanya…” (HR. Muslim dari Abi Qotadah Al-Anshory)

Syeikh As-Son’ani mengatakan: “Pada hadits ini terdapat petunjuk bahwasanya seyogianya untuk mengagungkan hari yang Allah telah mewujudkan ni’mat-Nya pada hari itu atas hamba-Nya, dengan melakukan puasa dan ibadah mendekatkan diri kepada Allah pada hari itu.” (Subulussalaam. Juz. II. hal. 166)

Dan kelahiran Nabi
صلى الله عليه ؤسلم
adalah merupakan nikmat yang sangat agung bagi kita. (Al-Hawi Lil Fatawie. Juz. I. hal.226)
Karena tidak diragukan lagi bahwa beliau Nabi
صلى الله عليه وسلم
adalah “Perantara yang agung bagi kita dalam semua nikmat;

لو لاك لولاك لما خلقت الافلاك
“Kalau bukan karena engkau (Muhammad), kalau bukan karena engkau (Muhammad), maka tidak Aku ciptakan alam semesta.” (I’anatut Tholibin. Juz. I. hal. 6)

“Mari Kita Agungkan Maulid Nabi
صلى الله عليه وسلم
Sebagai Ungkapan Rasa Syukur Nikmat Kita Kepada Allah Dan Rasa Cinta Kita Kepada Nabi
صلى الله عليه وسلم
Serta Mengagungkan Derajatnya, Agar Kita Bisa Memperoleh Kemuliaan Dan Keutamaan Serta Syafa’atnya.#Hasan*69

امين يارب العالمين

والله اعلم بالصواب

“مرحبا يا شهر مولد النبي صلى الله عليه وسلم”

اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه اجمعين
اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه اجمعين
اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه اجمعين

Check Also

KEGIATAN PELATIHAN MANAJEMEN PERKANTORAN TEROTOMASI RESMI DITUTUP

KEMENAG KOTA TANGERANG NEWS. Kasubbag Tata Usaha kantor Kementerian Agama kota Tangerang H. Samsudin secara …