MARI KITA JAGA ANGGOTA TUBUH KITA

Secangkir ☕Kopi Dhuha

Senin, 14 Nopember 2022 M/ 19. R. Akhir 1444 H.

Oleh :A. Hasanuddin. HR.

“Ketika Mulut Terkunci Dan Anggota Tubuh Menjadi Saksi”

(Mari Kita Jaga Anggota Tubuh Kita)

Dalam sebuah keterangan disebutkan: “Ada sebagian orang dari Salafus sholih yang dia menghidupkan api, kemudian dia mendekatkan tangannya ke api tersebut. Ketika dia merasakan panasnya api tersebut, maka dia berkata (kepada tangannya) ; “Aduh! Celakalah kamu, kenapa kamu melakukan perbuatan (dosa) seperti ini dan melakukan perbuatan (dosa) seperti ini.” (Syarah Majalisus Saniyah, hal. 26)

Anggota tubuh yang kita miliki, khususnya; kedua mata, kedua telinga, lisan (mulut), perut, kemaluan, kedua tangan dan kedua kaki, adalah merupakan bagian dari ni’mat Allah yang telah dianugerahkan kepada kita dan menjadi titipan (amanah) yang harus kita jaga agar tidak digunakan untuk berbuat dosa (sesuatu yang dilarang oleh Allah). (Syarah Muroqil ‘Ubudiyyah, hal. 61 dan 62).

Karena ni’mat tersebut akan dimintai pertanggung jawabannya kepada kita; “Kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu)”. (QS. At-Takatsur (102) : 8)

Dalam sebuah hadits, Rosulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:
“Setiap kamu adalah pemimpin, dan setiap kamu akan dimintai pertanggung jawaban tentang yang dipimpinnya…” (HR. Bukhori dari Abdullah bin ‘Umar)

Dan setiap kita adalah pemimpin untuk diri kita sendiri; ” Anggota tubuh mu adalah rakyat yang kamu pimpin, maka perhatikanlah bagaimana kamu menjaganya dengan memenuhi hak-haknya. (Syarah Muroqil ‘Ubudiyyah, hal. 62).

Dalam sebuah sya’ir dikatakan:

– “Seandainya ketika kita telah mati kita ditinggalkan (begitu saja tanpa ada balasan dari apa yang telah kita lakukan) #
Maka pasti adanya kematian adalah menjadi peristirahatan bagi setiap yang hidup.”

– “Tetapi kita setelah datangnya kematian akan dibangkitkan kembali #
Dan kita akan dimintai pertanggung jawaban tentang segala sesuatu (yang telah kita lakukan dalam kehidupan dunia).” (Syarah Muroqil ‘Ubudiyyah, hal. 62)

Sahabat – Sahabat رحمكم الله

Ketahuilah bahwasanya di hari kebangkitan nanti, yang akan dibangkitkan adalah sejatinya tubuh kita yang kita gunakan saat ini dalam kehidupan dunia, bukan tubuh yang lainnya. Karena tubuh inilah yang kita gunakan untuk berbuat ta’at atau ma’shiat. Maka tubuh ini pulalah yang berhak untuk memperoleh balasannya. (Tanwierul Qulub, hal. 67)

Marilah kita ingat! Bahwasanya seluruh anggota tubuh kita akan menjadi saksi atas diri kita masing-masing pada hari Kiamat nanti dengan ucapan yang fasih dan jelas di hadapan para makhluq.
“Pada hari ini Kami tutup mulut mereka, tangan mereka akan berkata kepada Kami dan kaki mereka akan memberikan kesaksian terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.” (QS. Ya Sin (36) : 65).

Setiap anggota tubuh akan berbicara (mengakui) dengan perbuatan yang telah dilakukannya ketika di dunia. (Syarah Muroqil ‘Ubudiyyah, hal. 62).

“Semoga Allah Selalu Melimpahkan Rahmat, Taufik Dan Hidayah-Nya Kepada Kita Semua, Sehingga Kita Bisa Menjaga Anggota Tubuh Kita Dari Melakukan Perbuatan Dosa, Sehingga Diri Kita Bisa Terhindar Dari Panasnya Api Neraka.”.

امين يارب العالمين

والله اعلم بالصواب

اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد
اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد
اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد

Semoga Bermanfa’at.
🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏
Monggo Diseruput ☕ Kopinya 

koNTRIBUTOR : A. Hasanuddin. HR.

EDITOR              : #hASAN*69

Check Also

”MENSUCIKAN DIRI, BUKAN MERASA DIRI SUCI”

Secangkir ☕Kopi Dhuha Jum’at, 20 Januari 2023 M/ 27 Jumadil Akhir 1444 H. Oleh :A. …