MARI MAKMURKAN MASJID UNTUK MENCEGAH BENCANA

HARI IBUSecangkir ☕Kopi Dhuha

Selasa, 17 Maret 2020 M/ 22 Rajab 1441 H.

Oleh :A. Hasanuddin. HR.

“Masjid Kosong Bencana Datang”
(Mari Makmurkan Masjid Untuk Mencegah Bencana)

Telah berkata Amr bin Maimun Al-Audy:
“Aku bertemu para sahabat nabi Muhammad
صلى الله عليه وسلم.
Dan mereka mengatakan; Sesungguhnya masjid-masjid adalah rumah-rumah Allah di muka bumi, dan sesungguhnya tetap atas Allah untuk memuliakan orang-orang yang mengunjungi Allah di masjid-masjid.”

Didalam sebuah riwayat hadits dijelaskan:
“Apabila Allah menghendaki menimpakan penyakit/bencana terhadap sekelompok kaum, maka Allah melihat terhadap ahli masjid-masjid. Maka Allah menyingkirkan (penyakit/bencana tersebut) dari mereka.” (HR. Daruqutni dari Anas. ra)

Dalam sebuah hadits Qudsy, Allah Berfirman:
“Demi sifat ke-Muliaan-Ku dan ke- Agungan-Ku, sesungguhnya Aku bermaksud menimpahkan azab kepada ahli bumi, maka apabila Aku melihat terhadap orang-orang yang mema’murkan rumah-rumah-Ku (masjid-masjid), dan kepada orang-orang yang saling mengasihi karena Aku dan kepada orang-orang yang memohon ampunan (beristighfar) pada waktu-waktu sahur, maka aku singkirkan azab itu dari mereka.” (HR. Al-Hafidz Baha’i dari Anas) (Dikutip dari Tafsir Ibnu Katsir. Juz. II. hal. 840)

Sahabat-Sahabat
رحمكم الله

Menjaga kebersihan diri kita, lingkungan kita dan masjid tempat kita beribadah, serta membatasi contak yang tidak diperlukan sebagai upaya untuk mencegah penyebaran wabah virus Corona (Covid-19) sesuai intruksi pemerintah adalah satu hal yang harus kita dukung dan sangat penting untuk kita lakukan. Karena kebersihan itu sendiri mencerminkan kualitas iman:
“…Kebersihan itu bisa menghantarkan kepada keimanan…”(HR. Thobroni dari Ibnu Mas’ud)

Tapi hal itu bukan berarti menjadikan kita harus “menjauhi Masjid”.
Karena dengan “Memakmurkan masjid,” berdzikir, bersholawat dan berdo’a bersama, bisa menjadi salah satu wasilah /perantara agar Allah segera menyingkirkan penyakit/bencana yang sedang atau akan menimpa.
Diriwayatkan dari imam Syafi’i :
“Sebaik-baiknya sesuatu yang dijadikan sebagai obat penyakit thoun adalah bertasbih.” Dikatakan; “Karena Dzikir dapat menolak bencana dan kebinasaan.”
Telah diriwayatkan dari sebagian ‘ulama:
“Termasuk dari lebih agung- agungnya perkara yang dapat menolak thoun/wabah dan lainnya dari penyakit-penyakit (bala) yang besar adalah bersholawat atas Nabi
صلى الله عليه وسلم.
(Dikutip dari kitab Sa’adatud Daroin. Hal. 625)

“Semoga Allah تعالى Selalu Melindungi Dan Menyelamatkan Kita Semua Dari Segala Penyakit, Mushibah Dan Bencana Yang Menimpa. Dan Semoga Allah Segera Menyingkirkan Semua Bencana Dan Mushibah Ini Dari Negeri Indonesia Tercinta.

امين يارب العالمين

والله اعلم بالصواب

اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد
اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد
اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد
Semoga Bermanfa’at.
🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏
Monggo Diseruput ☕ Editor #Hasan*69

Check Also

KEGIATAN PELATIHAN MANAJEMEN PERKANTORAN TEROTOMASI RESMI DITUTUP

KEMENAG KOTA TANGERANG NEWS. Kasubbag Tata Usaha kantor Kementerian Agama kota Tangerang H. Samsudin secara …