“Masuk Surga Karena Seekor Lalat”

Secangkir ☕Kopi Dhuha

Jum’at, 02 Desember 2022 M/ 08 J. Ula 1444 H.

Oleh :A. Hasanuddin. HR.

“Masuk Surga Karena Seekor Lalat”
(Mengambil Hikmah Dari Kisah Imam Al-Ghozali)

Dikisahkan; “Imam Al-Ghozali (setelah beliau wafat) diimpikan dalam sebuah tidur. Maka ditanyakan kepada beliau; “Apa yang telah Allah perbuat terhadapmu?” Imam Al-Ghozali menjawab; “Allah telah menghadapkan aku di hadirat-Nya, lalu Dia Bertanya kepadaku, “(Amal) apa yang telah kamu bawa menghadap-Ku?” Lalu akupun menyebutkan amal-amalku. Maka Allah Berkata; “Aku tidak menerima amal-amal itu. Sesungguhnya yang Aku terima dari (amal) mu adalah, suatu hari ada seekor lalat hinggap di atas tinta penamu untuk meminum tinta itu, padahal kamu saat itu sedang menulis (kitab), maka kamu tunda untuk menulis sehingga lalat itu mengambil bagiannya (untuk minum tinta penamu), karena kamu merasa kasihan dengan lalat itu.” Kemudian Allah Ta’ala Berfirman; “Pergilah kalian (para Malaikat) dengan membawa hamba-Ku ke surga” (Nasho’ihul ‘Ibad, hal. 3)

Dalam sebuah hadits, Rosulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:
“Orang-Orang yang memiliki sifat pengasih akan dikasihi oleh Allah تبارك وتعالى Yang Maha Pengasih. Kasihilah olehmu makhluk – makhluk yang berada di bumi, maka kamu akan dikasihi oleh makhluk-makhluk (para Malaikat) yang berada di langit.” (HR. Abu Daud dan Turmudzi dari Abdullah bin ‘Umar)

Ma’na hadits tersebut menurut syeikh Nawawi Al-Bantani adalah: “Orang-orang yang memiliki sifat pengasih terhadap makhluk-makhluk yang berada di bumi, baik yang berupa anak keturunan Adam (manusia) maupun hewan-hewan yang tidak diperintah untuk dimatikan, dengan cara berbuat kebaikan kepada mereka, maka Allah Yang Maha Pengasih akan membalas dengan kebaikan kepada mereka.” (Nasho’ihul ‘Ibad, hal. 3)

Dalam hadits yang lain Rosulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:
“Tidak akan masuk surga kecuali orang yang memiliki sifat pengasih.” Dikatakan:
“Wahai Rosulullah! Kami semua adalah orang-orang yang memiliki sifat pengasih.” Rosulullah صلى الله عليه وسلم
menjawab: “Sifat pengasih bukanlah hanya sebatas salah seorang dari kamu mengasihi kawannya, tetapi sesungguhnya sifat pengasih adalah dia mengasihi semua manusia.” (HR. Bazzar)

Berkata syeikh Nawawie:
“Maka selalulah kamu mengasihi semua makhluk, karena sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba Allah meskipun mereka berbuat dosa. (Al-Futuhat Al-Madaniyah Hamisy Nasho’ihul ‘Ibad, hal. 18)

Sahabat – Sahabat رحمكم الله

Kisah imam Al-Ghozali di atas memberikan pelajaran berharga bagi kita untuk selalu memiliki sifat pengasih terhadap makhluk-makhluk Allah تعالى di muka bumi yang harus dikasihi, dan agar kita tidak memandang remeh sekecil apapun perbuatan kebaikan yang bisa kita lakukan.

Telah berkata imam Zainal ‘Abidin, ‘Ali bin Husen رضى الله عنهما :
“Sesungguhnya Allah telah menyembunyikan tiga perkara pada tiga perkara lainnya. Allah telah menyembunyikan ridho-Nya pada perbuatan keta’atan kepada-Nya, maka janganlah kamu memandang remeh dari perbuatan keta’atan meskipun sedikit, maka mudah-mudahan ridho Allah ada di dalamnya…(Al-Fushul Al-Ilmiyah wal Ushul Al-Hikamiyah. Juz. I. hal. 92)

“Semoga Allah Jadikan Kita Semua Termasuk Kedalam Golongan Hamba-Hamba-Nya Yang Memiliki Sifat Pengasih Terhadap Sesama Makhluk-Nya, Agar Kita Bisa Memperoleh Balasan Limpahan Kasih Sayang Allah تعالى Di Dunia Ini Dan Di Akhirat Nanti”.

امين يارب العالمين

والله اعلم بالصواب

-اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد
-اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد
-اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد

Semoga Bermanfa’at.
🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏
Monggo Diseruput ☕Kopinya 😃😃😃🙏🙏🙏

Kontributor : A. Hasanuddin. HR.

eDitor           : #HaSan*69

Check Also

”MENSUCIKAN DIRI, BUKAN MERASA DIRI SUCI”

Secangkir ☕Kopi Dhuha Jum’at, 20 Januari 2023 M/ 27 Jumadil Akhir 1444 H. Oleh :A. …