MENCINTAI ULAMA

KULTUM HARI KE-20(Edisi Khusus Memperingati Hari Santri Nasional)

Senin, 21 Oktober 2019 M/ 21 Shofar 1441 H.

Oleh :A. Hasanuddin. HR.

“Mari Duduk Bersama ‘Ulama Dan Raih Syafa’atnya”
(Keistimewaan Mencintai ‘Ulama)

Di dalam sebuah khabar diriwayatkan:
“Sesungguhnya Allah تعالى menghisab seorang hamba pada hari Kiamat. Ternyata amal keburukan hamba tersebut lebih banyak dari pada amal kebaikannya. Maka Allah تعالى menerintahkan untuk membawa si hamba tersebut ke neraka. Ketika si hamba berjalan menuju neraka, Allah تعالى Berfirman kepada malaikat Jibril عليه السلام, “Temuilah olehmu hamba-Ku, dan tanyakan kepadanya, ‘Adakah dia ketika di dunia suka duduk bersama ‘ulama?’ Maka Aku akan mengampuninya dengan sebab syafa’at mereka.’ Malaikat Jibril pun bertanya kepada si hamba. Maka si hamba menjawab; ‘Tidak pernah’. Malaikat Jibril عليه السلام pun berkata; ‘Wahai Tuhanku! Sesungguhnya Engkau Dzat Yang Maha Mengetahui dengan keadaan hamba-Mu.’ Maka Allah pun Berfirman: ‘Tanyakanlah olehmu, apakah dia mencintai ‘ulama?’ Maka Jibril
عليه السلام
Menanyakannya. Si hamba pun menjawab; ‘Tidak’. Maka Allah Berfirman: ‘Tanyakan kepadanya, ‘Apakah dia pernah duduk di dalam hidangan makanan bersama ‘ulama?’ Jibril pun menanyakannya. Si hamba pun menjawab; ‘Tidak’. Maka Allah Berfirman: ‘Apakah dia bertempat tinggal di sebuah tempat tinggal yang di situ tinggal orang ‘alim?’ Malaikat Jibril pun menanyakannya. Si hamba itupun menjawab; ‘Tidak’. Maka Allah Berfirman kepada malaikat Jibril عليه السلام : ‘Tanyakanlah kepadanya, apakah dia menyukai seorang laki-laki yang mencintai ‘ulama?’ Si hamba pun menjawab; ‘Iyah.’ Maka Allah تعالى Berfirman kepada malaikat Jibril عليه السلام :
‘Peganglah tangannya dan masukkan dia kedalam surga. Sesungguhnya dia ketika di dunia telah mencintai seorang laki-laki yang laki-laki itu mencintai ‘ulama. Maka Aku mengampuninya dengan sebab keberkahan laki-laki (yang mencintai ‘ulama) itu.” ( Dikutip dari kitab Daqo’iqul Akhbar. hal. 33)

Sahabat-Sahabat
رحمكم الله

Dalam sebuah sya’ir imam Syafii dikatakan:
احب الصالحين ولست منهم #
لعلى ان انال بهم شفاعة.
واكره من تجارته المعاصى #
ولو كناسواء فى البضاعة.
“Aku mencintai orang-orang yang sholeh meskipun aku bukanlah orang sholeh # Karena aku berharap bersama mereka aku bisa memperoleh syafa’at.
Dan aku tidak menyukai orang-orang yang harta dagangannya adalah perbuatan maksiat # meskipun kami sama (dengan mereka) dalam harta dagangannya.”

Mari kita menjadi Santri, duduk di majlis ta’lim bersama ‘ulama, agar kita bisa memperoleh syafa’at mereka!

“Semoga Allah Jadikan Kita Semua Sebagai Hamba-Hamba-Nya Yang Selalu Mencintai ‘Ulama, Agar Kita Bisa Memperoleh Ampunan-Nya Dan Dimasukkan Ke Dalam Surga-Nya Dengan Sebab Keberkahan Dan Syafa’at Mereka.”

امين يارب العالمين

والله اعلم بالصواب

Selamat Hari Santri Nasional
Santri Unggul Indonesia Makmur. Editor.#Hasan*69

Check Also

KEGIATAN PELATIHAN MANAJEMEN PERKANTORAN TEROTOMASI RESMI DITUTUP

KEMENAG KOTA TANGERANG NEWS. Kasubbag Tata Usaha kantor Kementerian Agama kota Tangerang H. Samsudin secara …