Menciptakan Persatuan Menuju Kemajuan Bangsa

HARI IBU(Edisi Khusus Memperingati HAB Ke 74 Kemenag RI, Tahun 2020 M.)

Sabtu, 04 Januari 2020 M/ 08 Jumadil Awwal 1441 H.

Oleh :A. Hasanuddin. HR.

“Umat Rukun Indonesia Maju”

(Menciptakan Persatuan Menuju Kemajuan Bangsa

Setelah hijrah ke  Madinah (Yatsrib), Beliau Rosulullah SAWW. terlebih dahulu mempersatukan umat yang tinggal di Madinah. Beliau mempersatukan antara sesama muslim kaum Muhajirin (Pendatang dari kota Makkah) dengan kaum Anshor (penduduk pribumi kota Madinah) dalam ikatan persaudaraan. Beliau juga mempersatukan kaum Yahudi dari berbagai suku-suku yang berbeda keyakinan agamanya dengan kaum muslimin dalam ikatan satu umat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, dengan menjamin kebebasan untuk menjalankan keyakinan sesuai agamanya masing-masing

Apa yang dilakukan oleh Rosulullah SAWW. Ini menunjukan betapa pentingnya membangun kerukunan dan persatuan  umat untuk mewujudkan  keamanan dan kemajuan bangsa secara bersama-sama. Tanpa perlu lagi memperselisihkan dan mempermasalahkan  status  pribumi dan non pribumi serta adanya perbedaan suku-suku dan keyakinan agama.

Ini lah salah satu dari butir-butir “Piagam Madinah” yang dicetuskan dan disusun oleh Rosulullah SAWW. Sebagai sebuah perjanjian dengan semua suku-suku dan kaum-kaum penting di Madinah.

“Sesungguhnya kaum Yahudi dari bani ‘Auf adalah satu ummat bersama kaum Mu’minin. Bagi kaum Yahudi agama mereka dan bagi kaum Muslimin agama mereka…” (dikutip dan diringkas dari kitab Sirah Nabawiyyah Ibnu Hisyam. Juz. III. hal. 31 – 34. Maktabah Syamilah)

Sahabat-Sahabat Rahimakumullah

Pada tanggal 03 Januari kemarin, Kementerian Agama RI, merayakan Hari Amal Bakti (HAB) sebagai hari kelahirannya yang ke 74, dengan mengangkat tema: “Umat Rukun Indonesia Maju”

Tema ini menjadi penting untuk diwujudkan, bukan hanya sebatas selogan, sebagai upaya untuk mempersatukan umat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tanpa memperselisihkan perbedaan suku dan keyakinan agama untuk mewujudkan Indonesia Maju.

Karena dengan adanya kerukunan umat akan tercipta :

– Komunikasi yang baik.

– Kehidupan yang lebih harmonis.

– keadaan lebih aman dan tentram.

– mempererat tali persatuan.

-menghindari adanya perselisihan.

Yang akan menjadi dasar untuk membangun kemajuan suatu bangsa secara bersama-sama

Di sisi lain, bagi umat Islam, kerukunan dan persatuan intern sesama umat Islam adalah:

“Al-Jama’ah adalah rahmat dan bercerai berai adalah adzab.” (HR. Abdullah dan Qodho’i dari Nu’man bin Bashir/Faidhul Qodir, Syarah Al-Jami’us Shogir. Juz. III. hal. 470/Maktabah Syamilah)

“Semoga Allah Senantiasa Melimpahkan Rahmat-Nya Kepada Kita Semua Dengan Menjalin Kerukunan Dan Persatuan Umat Untuk Mewujudkan Indonesia Menjadi Baldatun Toyyibatun Wa Robbun Ghofur

“Dirgahayu Hari Amal Bakti Ke 74, Kementerian Agama RI”

“Semoga Semakin Dekat Untuk Melayani Umat” Semoga Bermanfa’at. #Editor Hasan*69

Check Also

penyerahan sertifikat tanah untuk pembangunan asrama haji

Keterangan Foto : Kabid PHU Kementerian Agama Kantor Wilayah Provinsi Banten H. Machdum Bachtiar Didampingi …