Menggali Hikmah Kisah Perjalanan Isro Dan Mi’roj

Secangkir ☕ Kopi Dhuha

Kamis, 11 Maret 2021 M./ 27 Rajab 1442 H.

Oleh :A. Hasanuddin. HR.

“Mari Sucikan Hati Dan Perbaharui Selalu Keimanan”
(Menggali Hikmah Kisah Perjalanan Isro Dan Mi’roj)

Sebelum Rosulullah صلى الله عليه وسلم
diberangkatkan melakukan perjalanan Isro dan Mi’roj, terlebih dahulu beliau dibelah dadanya oleh malaikat Jibril, lalu disucikan hatinya dari kecerobohan sifat manusia kemudian dipenuhi dengan Hikmah (ilmu pengetahuan yang bermanfa’at dan amal sholeh) dan Iman.

Dalam sebuah riwayat dijelaskan bahwa pembelahan dada yang terjadi pada beliau lalu disucikan hatinya kemudian di penuhi dengan Hikmah dan Iman itu terjadi sebanyak lima (5) kali.

1). Ketika beliau masih kecil. Agar beliau tumbuh dan berkembang terbebas dari kebiasaan sifat anak-anak seusianya.
2). Ketika beliau memasuki usia sepuluh (10) tahun. Agar beliau memasuki usia mendekati baligh (Murohiq) dalam keadaan yang sempurna.
3). Ketika beliau memasuki usia baligh. Agar beliau memiliki sifat seorang laki-laki yang sempurna.
4). Ketika beliau pertama kali menerima wahyu (diangkat menjadi Nabi dan Rosul). Agar beliau dapat menerima wahyu dalam keadaan lebih sempurna-sempurnanya keadaan.
5). Ketika beliau hendak diberangkatkan melakukan perjalanan Isro’ dan Mi’roj. Agar beliau tetap teguh dalam menghadapi ke ajaiban-keajaiban perkara gaib dan kejadian yang menakutkan (al-Ahwal) yang bersipat duniawi, agar jiwa beliau menjadi jiwa yang ridho dan diridhoi, karena akan menghadap hadhroh Al-Qudsiyah. (Hasyiyah Ad-Dardir. hal. 3-5/ Targhibul Musytaqin. 19-20)

Riwayat ini memberikan sebuah Hikmah (pelajaran berharga) betapa dalam setiap fase penting dalam perjalanan kehidupan Rosulullah
صلى الله عليه وسلم
Selalu didasari dengan pensucian hati dan pengisian Hikmah dan Iman kedalam hati beliau.

Sahabat-Sahabat رحمكم الله

Telah diriwayatkan dari Rosulullah صلى الله عليه وسلم:
“Wahai Abu Dzar! Perbaharuilah olehmu perahu, maka sesungguhnya lautan sangat dalam…”

Ya’ni; ” Bagusilah selalu niatmu dalam setiap apa yang kamu lakukan dan kamu taburkan, agar kamu memperoleh pahala dan selamat dari siksa Allah تعالى. (Nasho’ihul ‘Ibad. hal. 19)

Dalam sebuah nasehatnya, Luqmanul Hakim berkata kepada anaknya: “Wahai anakku! Sesungguhnya dunia ini laksana lautan yang luas dan dalam. Dan sungguh telah banyak manusia yang tenggelam di dalamnya, maka layarilah (lautan) dunia ini dengan perahu taqwa kepada Allah, yang isinya iman dan layarnya tawakkal kepada Allah, maka mudah-mudahan kamu akan selamat”. (Tafsir As-Showie. Juz. III. hal. 256)

Dalam sebuah hadits dijelaskan:
“Perbaharuilah selalu imanmu…” (HR. Imam Ahmad dan Hakim dari Abi Hurairoh)

“Mari Kita Jadikan Momen Peringatan Isro Dan Mi’roj Untuk Selalu Berusaha Mensucikan Kembali Hati Dan Niat Kita Dan Mengisinya Dengan Hikmah (Ilmu Pengetahuan Yang Bermanfa’at Dan Amal Sholeh) Dan Memperbaharui Keimanan Dalam Menjalani Setiap Fase Kehidupan, Agar Kita Bisa Selamat Dan Memperoleh Ridho Allah تعالى, Dan Agar Kita Tidak Tenggelam Dalam Lautan Hiruk Pikuk Dunia Yang Luas Dan Dalam.”

“امين يارب العالمين.”

“والله اعلم بالصواب.”

-اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد
-اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد
-اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد

Semoga Bermanfa’at.
🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏
Editor#Hasan*69

Check Also

KEGIATAN PELATIHAN MANAJEMEN PERKANTORAN TEROTOMASI RESMI DITUTUP

KEMENAG KOTA TANGERANG NEWS. Kasubbag Tata Usaha kantor Kementerian Agama kota Tangerang H. Samsudin secara …