MUHASABAH DIRI

HARI IBUSenin 30 Desember 2019 M/ 03 Jumadil Awwal 1441 H.

Oleh :A. Hasanuddin. HR.

“Mari Bersyukur, Bermuhasabah, Berdzikir Dan Berdo’a”

(Memberikan Makna Dalam Menyambut Malam Pergantian Tahun)

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholeh…” (QS. Al-‘Asr : 1-3)

Satu hari lagi  kita akan menyambut kedatangan  tahun baru 2020, kalender Masehi, dan akan meninggalkan kalender tahun 2019 Masehi yang akan segera berlalu.

Pada hakikatnya, bagi seorang Muslim, setiap masa dan pergantian masa adalah milik Allah dan atas kehendak-Nya.

“Janganlah kamu semua mencela masa, sesungguhnya Allah SWT, telah berfirman: “Aku lah yang telah menciptakan masa. Siang dan malam, Aku-lah yang telah menjadikannya baru dan Aku-lah yang telah menjadikannya lama…(Al-Hadits)” (HR. Ahmad dari Abu Hurairah)

Tentu setiap orang memiliki kenangan pribadi tersendiri di tahun yang akan berlalu dan punya banyak harapan yang lebih baik yang ingin diwujudkan di tahun yang akan datang. Dan harapan itu hanya bisa terwujud dengan adanya pertolongan Allah SWT, bukan dengan melakukan kegiatan hura-hura tanpa makna dan tujuan;

“Tiadakah kamu mengetahui, bahwa kerajaan langit dan bumi adalah kepunyaan Allah? Dan tiada bagimu selain Allah seorang pelindung maupun seorang penolong.” (QS. Al-Baqoroh (2) : 107).

Karena itu, momen malam pergantian tahun akan memiliki makna dan tujuan tersendiri  bila di isi dengan melakukan kegiatan yang menggambarkan adanya sebuah harapan. Diantaranya dengan melakukan kegiatan:

1). Bersyukur kepada Allah atas semua karunia dan nikmat yang telah diberikan di tahun yang akan berlalu. Karena syukur adalah sebuah harapan karunia dan nikmat yang telah Allah berikan akan ditambahkan di tahun yang akan datang.

2). Melakukan Muhasabah, introspeksi dan berbenah diri, seiring bertambahnya usia dengan adanya pergantian tahun, agar dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas kebaikan di tahun yang akan datang dan tidak mengulangi kesalahan masa lalu yang menimbulkan kerugian.

3). Berdzikir dan berdo’a untuk mengingat ke-Maha Besaran dan ke-Maha Kuasaan Allah  sambil mengajukan permohonan dan harapan. Agar memiliki keyakinan yang teguh dan tidak mudah berputus harapan.

Sahabat-Sahabat. Dikatakan:

“Waktu adalah laksana pedang, apabila kamu tidak memotongnya (memanfaatkannya), maka waktu akan memotongmu. Dan Nafsu apabila tidak kamu sibukkan dengan yang hak maka dia akan menyibukkanmu dengan yang batil.” (Syarah Muroqil ‘Ubudiyyah. hal. 35)

Mari kita sambut dan kita isi malam pergantian tahun baru  dengan bersyukur, bermuhasabah, berdzikir dan berdo’a untuk keadaan yang semuanya menjadi lebih baik di tahun 2020 M. yang akan datang.

“Semoga Allah senantiasa melimpahkan kepada kita dan keluarga kita semua, limpahan rahmat, anugerah, ni’mat, keberkahan, kesehatan, ke’afiatan, keselamatan dan kesejahteraan,  dan Allah jadikan tahun baru 2020 M. Yang akan segera kita jalani menjadi tahun yang lebih  baik bagi kita dan keluarga kita semua dari tahun-tahun yang telah berlalu dalam semua urusan dan keadaan.

Selamat Menyambut Tahun Baru 2020 M.!

Semoga Bermanfa’at. #Editor Hasan*69

Check Also

KEGIATAN PELATIHAN MANAJEMEN PERKANTORAN TEROTOMASI RESMI DITUTUP

KEMENAG KOTA TANGERANG NEWS. Kasubbag Tata Usaha kantor Kementerian Agama kota Tangerang H. Samsudin secara …