PEMBINAAN PEGAWAI MTSN 1 KOTA TANGERANG

KOTA TANGERANG – KEMENAG. MTsN 1 kota Tangerang madrasah terakhir yang dikunjungi oleh kepala kantor Kemenag kota Tangerang H. Badri Hasun dalam rangkaian pembinan pegawai pada madrasah. Kunjungan diawali di MAN 2 , kemudian IGRA, MAN 1, MTsN 2, MTsN 3. Kegiatan Pembinaan Pegawai MTsN 1 digelar di Aula Serba Guna MTsN 1 kota Tangerang Jalan Perintis Kemerdekaan 2 c kota babakan Tangerang, Rabu, ( 08/07/2020 )

Dalam arahannya kepala kantor Kemenag kota Tangherang H. Badri Hasun mengatakan semakin kesini semakin kelihatan perkembangan madrasah, kalau dulu madrasah masih dipandang sebelah mata tapi kini sudah menjadi primadona hal ini dapat dibuktikan dengan PPDB dimana madrasah sudah tutup pendaftaran sementara sekolah baru buka”Terangnya

Guru adalah teladan, semua tindak tanduk seorang guru diawasi dan diteladani oleh muridnya. Jangan sampai ada seorang guru madrasah yang merokok didalam kelas apalagi di kota akhlakul karimah yang memang ada Peraturan Daerah Kota Tangerang. Nomor 5 Tahun 2010 tentang Kawasan Tanpa Rokok 

Pada masa pandemi Covid-19  sebagai seorang tenaga pendidik dan kependidikan kita dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam hal pembelajaran sehingga siswa tidak merasa jemu pembelajaran via daring online

Pemerintah telah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri yaitu Menteri Kesehatan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri terkait proses pembelajaran tatap muka di Sekolah  pada tahun ajaran 2020/2021.

Provinsi Banten khususnya Tangerang Raya PSBB diperpanjang sampai 12 Juli walaupun ada sedikit kelonggaran dibandingkan dengan sebelumnya akan tetapi kita jangan terlena dan tetap mengacu pada protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Jangan hanya kedatangan kepala kantor dan Kasie Pendidikan madrasah saja baru menggunakan protokol kesehatan”Candanya

Dalam SKB 4 menteri itu diketahui bahwa bulan Juli 2020 sekolah akan memulai kegiatan pendidikannya. untuk memberikan rasa aman maka SKB 4 menteri ini yang akan menjadi panduan dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan di tengah wabah Coronavirus Disease 19 ( Covid-19 ) yang masih berlangsung. Terkait pendidikan tinggi pesantren dan keagamaan akan diatur lebih lanjut bersama Kemendikbud dan Kemenag

Ada 4  ketentuan dalam pembelajaran yang akan dilakukan baik madrasah berasrama maupun tidak berasrama yaitu (1) Membentuk gugus tugas Covid-19, (2) Memiliki pasilitas protokol kesehatan, (3) Aman dari Covid-19 yang dibuktikan surat keterangan (4)  Pimpinan, pengelola pendidik dan tenaga kependidikan dan peserta didik dalam keadaan sehat dibuktikan dengan adanya surat keterangan sehat dari puskesmas

Untuk pendidikan keagamaan tidak berasrama maka proses belajar dan mengajar harus sesuai dengan  mendikbud.”Imbuhnya

Karena belum ada yang baku dalam hal pembelajaran mari kita rancang metedologinya mudah-mudahan dengan metode yang kita persiapkan nanti dapat diterima oleh para peserta didik kita.

Saya tidak mau lihat dan mau dengar kalau ada madrasah yang tidak menggunakan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pak menteri agama”Tandasnya

Ditempat yang sama kepala Seksi Pendidikan Madrasah H. Nurdin mengatakan kalau pemerintah sudah sangat mengapreasiasi para guru dapat dibuktikan dengan meningkatnya kesejahteraan para guru seperti tunjangan sertifikasi, insentif, uang makan dan lainnya.

Kepala MTsN 1 kota Tangerang H. Safarudin juga mengatakan karena Tangerang Raya masuk dalam Zona merah maka kegiatan belajar dan mengajar melalui daring online. Alhamdulillah pada masa pandemi Coronavirus Disease 19 ( Covid -19 ) dapat memacu kreatifitas para guru sehingga dapat membuat pembelajaran melalui animasi.

Harapannya adalah agar semua siswa MTsn 1 dapat belajar dengan baik dimasa pandemi Covid-19 ini. #Hasan*69

 

 

Check Also

PENGUMUMAN LULUS SELEKSI CALON PETUGAS HAJI TAHUN 2020

Foto Kasubbag Tata Usaha kantor Kemenag kota Tangerang H. Samsudin dan Para Pejabat kantor Kemenag …