SEMINAR KERUKUNAN UMAT BERAGAMA PADA KANTOR KEMENAG KOTA TANGERANG

SEMINAR 1KOTA TANGERANG – INMAS. Subbagian Tata Usaha melalui “Urusan Umum” menyelenggarakan Seminar Kerukunan Umat Beragama Pada Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang. Acara dilaksanakan Selasa, (10/04 ) Bertempat di Aula Kantor Kemenag Kota Tangerang Jalan Perintis Kemerdekaan 2 Babakan Kota Tangerang.

Acara dibuka oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Tangerang Dedi Mahfudin. Dalam arahannya Dedi mengatakan menyikapi kondisi saat ini yang oleh media cetak maupun elektronik disebut dengan “Tahun Politik”, sebab kita akan menghadapi Pilkada Kota Tangerang, Pileg  dan Pilpres. Kita harus terus menjaga dan merawat kerukunan intra dan antar umat beragama. Kerukunan itu tidak murah dan mudah, kerukunan menjadi hal yang mahal dan itu harus kita jaga demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI )

Hampir saja kerukunan dan kebersamaan kita terganggu akibat adanya berita berita yang menyerang para tokoh agama. Alhamdulillah kota Tangerang cukup kondusip, hal ini berkat peran serta tokoh-tokoh agama yang ada di Kota Tangerang termasuk bapak-ibu yang hadir disini. Intinya semua agama mengajarkan umatnya untuk saling menghormati dan saling menghargai bukan menyakiti”Imbuhnya

SEMINAR 2Bapak-ibu sekalian merupakan tokoh pemersatu, perwakilan dari masing-masing agama seperti Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Buddha dan Khonghucu. Hari ini rela meninggalkan aktivitas keseharian demi menghadiri Seminar Kerukunan di Kemenag Kota Tangerang, padahal dari nilai ekonomis bisa jadi tugas keseharian bapak-ibu lebih  menguntungkan ketimbang menghadiri Seminar. Inilah yang disebut kecerdasan batiniah.

Ada kecerdasan Emosional, kecerdasan Intelektual dan kecerdasan Spiritual. Rupanya bapak-ibu yang hadir disini memiliki kecerdasan itu semua. Salah satu indikatornya bapak-ibu bisa menghadiri acara Seminar ini dan  hadir tepat waktu.

Kepala Kantor berpesan kepada para tokoh agama  agar selalu menciptakan suasana yang kondusip, kerukunan selalu terjaga dan akidah terpelihara dan tidak  terbawaa oleh hiruk pikuk “Tahun Politik” . Mari kita ciptakan  suasana aman, nyaman dan tentram di kota yang mempunyai julukan  Akhlakul Karimah ini.

Tahun depan saya akan merubah konsep kegiatan ini jangan selalu di ruangan tertutup, ( Indoor ) akan tetapi diruangan yang terbuka ( Outdoor ) agar suasananya lebih komunikatif. Mudah-mudahan anggarannya tersedia untuk kegiatan tersebut. #Hasan*69

Check Also

MENAG KELUARKAN EDARAN TERKAIT PANDUAN IBADAH RAMADHAN DAN IDUL FITRI 1 SYAWAL 1441 HDITENGAH PANDEMI WABAH COVID-19

KOTA TANGERANG – KEMENAG. Seiring dengan masih adanya pandemi Corona Virus Disease 2019 ( Covid-19 …