TETAP JAGA SILATURAHIM MESKIPUN DITENGAN PANDEMI COVID-19

Secangkir☕Kopi Dhuha
(Edisi Khusus ‘Iedhul Fitri 1441 H)

Jum’at, 29 Mei 2020 M/ 06 Syawal 1441 H.

Oleh :A. Hasanuddin. HR.

“Silaturrahmi Jangan Putus Karena Adanya Wabah Virus”
(Meraih manfa’at Silaturrahmi di momen ‘Iedul Fitri dengan tetap mematuhi PSBB serta Protokoler Kesehatan dan Rencana Penerapan Era New Normal)

Diriwayatkan:
“Sesungguhnya malaikat maut mengkhabarkan kepada nabi Daud عليه السلام akan mencabut ruh seorang laki-laki setelah enam hari. Setelah berlalu masa yang panjang, nabi Daud pun bertemu dengan laki-laki itu kembali (yang dikhabarkan akan di cabut ruhnya dalam waktu enam hari) dalam keadaan masih hidup. Maka nabi Daud pun bertanya kepada malaikat maut tentang (berita) laki-laki itu. Maka malaikat maut menjawab: “Sesungguhnya ketika dia keluar dari sisimu dia melakukan silaturrahmi terhadap orang yang dia telah memutuskan hubungan dengannya. Maka Allah memanjangkan umurnya dua puluh tahun lagi.” (Irsyadul ‘Ibad. hal. 95)

Silaturrahmi memiliki manfa’at yang besar bagi orang yang melakukannya. Dalam sebuah hadits dijelaskan:
“Sesungguhnya bershodaqoh dan sillaturrahmi (menjadi sebab) Allah tambahkan dengan keduanya pada umurnya, Allah hilangkan dengan sebab keduanya (tertimpa) kematian yang buruk (su’ul khotimah), dan Allah tolak dengan sebab keduanya dari tertimpa sesuatu yang tidak disukai dan dari tertimpa bencana.” (HR. Abu Ya’la)

Hadits ini menjelaskan tiga manfa’at dari melakukan silaturrahmi;
– Sebagai sebab dipanjangkannya umur.
– Sebagai sebab dihindarkan dari tertimpa kematian yang buruk (su’ul khotimah).
– Sebagai sebab untuk menolak bencana dan sesuatu yang tidak disukai.
Dan masih banyak lagi manfa’at dari melakukan silaturrahmi ini.

Mari Di momen ‘Iedul Fitri ini, kita jalin tali sillaturrahmi, dengan tetap mematuhi PSBB dan Protokoler Kesehatan. Jangan sampai silaturrahmi terputus karena adanya wabah virus covid-19, agar kita tetap dapat meraih manfa’at bersilaturrahmi

Sahabat-Sahabat رحمكم الله

Menurut Abu Laits, ada beberapa cara yang bisa kita lakukan dalam melakukan silaturrahmi:

Bila Jaraknya Berdekatan,
maka silaturrahmi bisa dilakukan dengan cara;
– Dengan mengunjungi dan berkirim hadiah bila memiliki kemampuan.
– Dengan memberikan bantuan apa saja (tidak hanya sebatas materi) yang dibutuhkan.

Bila Jaraknya Berjauhan,
maka sillaturrahmi bisa dilakukan dengan cara:
– Berkirim surat/khabar, (bisa melalui sarana komunikasi dan medsos yang tersedia).
– Berkunjung bila memungkinkan. (Tanbihul Ghofilin. hal. 49)

Di momen ‘Iedul Fitri ini, meskipun di tengah adanya pandemi virus corona covid-19 saat ini, silaturrahmi tetap bisa kita lakukan, meskipun hanya sebatas melalui berkirim tulisan dan bertanya tentang keadaan, baik melalui media komunikasi dan medsos yang tersedia, atau dengan berkunjung bila memang hal itu “mungkin” dilakukan dengan tetap mematuhi penerapan PSBB dan Protokoler kesehatan yang telah ditetapkan Dan Tanpa Berjabat Tangan untuk memutus mata rantai penyebaran virus yang mengkhawatirkan.

Dengan demikian Sillaturrahmi tetap tidak terputus meskipun ditengah adanya wabah virus
Apalagi bila rencana New Normal bisa dilaksanakan, agar aktifitas bisa kembali dijalankan dengan tetap mematuhi peraturan yang telah ditetapkan.

“Semoga Dengan Tetap Menjalin Tali Silaturrahmi Meskipun Hanya Sebatas Dengan Cara Yang Mungkin Bisa Kita Lakukan Di Tengah Pandemi Yang Saat Ini Terjadi, Kita Tetap Dapat Memperoleh Manfa’at Silaturrahmi Yang Telah Allah Berikan. Dan Semoga Wabah Virus Corona Covid-19 Ini Segera Allah Hilangkan.”
امين يارب العالمين
و يا مجيب الساءلين

Saya; A. Hasanuddin, HR. Beserta Keluarga Mengucapkan:

“SELAMAT HARI RAYA IEDUL FITRI 1 SYAWAL 1441 H.
تقبل الله منا ومنكم

“MOHON MA’AF LAHIR DAN BATIN ATAS SEMUA KHILAF DAN KESALAHAN”
🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏

من العاءدين الفاءزين وانتم كل عام بخير  . eDITor. #Hasan*69

 

Check Also

KEGIATAN PELATIHAN MANAJEMEN PERKANTORAN TEROTOMASI RESMI DITUTUP

KEMENAG KOTA TANGERANG NEWS. Kasubbag Tata Usaha kantor Kementerian Agama kota Tangerang H. Samsudin secara …